Assalamualaikum
anda pasti mengenal KUMIS, haha siang-siang ngomongin kumis. hare gene, ikon kumis lagi ngetop bahkan dipakai dalam fashion. banyak kan clipart-clipart moustache lucu, kalung kumis, bros, dll. melihat itu saya jadi ingat sosok pak sakera yang identik banget dengan kumis tebalnya, baju garis-garis item putih dan cluritnya. siapa sih pak sakera itu?
saya termasuk orang yang baru tahu siapa sebenarnya pak sakera. pengetahuan saya tentang beliau selama ini hanya terbatas pada "tokoh ludruk", istilah Laskar Sakera (fans persekabpas), atau lambang warung sate hehe. Walau jarang ada di buku sejarah, ternyata Pak Sakera memiliki andil besar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, hmm.
sakera dalam ludruk
laskar sakera
Pak Sakera itu adalah salah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia yang lahir di Bangil, Pasuruan. Pria berdarah Madura ini bekerja sebagai mandor di perkebunan tebu milik pabrik gula kancil Mas Bangil. berikut adalah kisah Pak Sakera yang saya kutip dari
Sakera.
gambar pak sakera
Sakera bernama asli Sadiman yang bekerja sebagai mandor di perkebunan
tebu milik pabrik gula kancil Mas Bangil. Ia dikenal sebagai seorang
mandor yang baik hati dan sangat memperhatikan kesejahteraan para
pekerja hingga dijuluki Pak Sakera.
Suatu saat setelah musim giling selesai, pabrik gula tersebut
membutuhkan banyak lahan baru untuk menanam tebu. Karena kepentingan itu
orang Belanda pimpinan ambisius perusahaan ini ingin membeli lahan
perkebunan yang seluas-luas dengan harga semurah-murahnya.Dengan cara
yang licik orang belanda itu menyuruh
carik Rembang
untuk bisa menyediakan lahan baru bagi perusahaan dalam jangka waktu
singkat dan murah, dan dengan iming-iming harta dan kekayaan hingga
carik Rembang bersedia memenuhi keinginan tersebut. Carik Rembang
menggunakan cara-cara kekerasan kepada rakyat dalam mengupayakan tanah
untuk perusahaan.
Sakera melihat ketidak adilan ini mencoba selalu membela rakyat dan
berkali kali upaya carik Rembang gagal. Carik Rembang melaporkan hal ini
kepada pemimpin perusahaan. Pemimpin perusahaan marah dan mengutus
wakilnya Markus untuk membunuh Sakera. Suatu hari di perkebunan pekerja
sedang istirahat, Markus marah-marah dan menghukum para pekerja serta
menantang Sakera. Sakera yang dilapori hal ini marah dan membunuh
Markus
serta pengawalnya di kebon tebu. Sejak saat itu Sakera menjadi buronan
polisi pemerintah Hindia Belanda. Suatu saat ketika Sakera berkunjung ke
rumah ibunya, disana ia dikeroyok oleh carik Rembang dan polisi
Belanda. Karena ibu Sakera diancam akan dibunuh maka Sakera ahirnya
menyerah, Sakera pun masuk penjara Bangil.
Siksaan demi siksaan dilakukan polisi belanda kepada sakera setiap
hari. selama dipenjara Pak Sakera selalu kangen dengan keluarga
dirumahnya, Sakera memiliki istri yang sangat cantik bernama
Marlena dan seorang keponakan bernama
Brodin.
Berbeda dengan Sakera yang berjiwa besar, Brodin adalah pemuda nakal
yang suka berjudi dan sembunyi-sembunyi mengincar Marlena istri Sakera.
Berkali kali Brodin berusaha untuk mendekati Marlena. Sementara Sakera
ada dipenjara, Brodin berhasil berselingkuh dengan Marlena. Ketika kabar
itu sampai di telinga Sakera maka Sakera marah dan kabur dari penjara.
Brodin pun tewas dibunuh Sakera. Kemudian Pak Sakera melakukan balas
dendam secara berturut turut, dimulai Carik Rembang dibunuh, dilanjutkan
dengan menghabisi para petinggi perkebunan yang memeras rakyat. Bahkan
kepala polisi Bangil pun ditebas tanganya dengan senjata khasnya
'Clurit' ketika mencoba menangkap Sakera.
Dengan cara yang licik pula polisi belanda mendatangi teman seperguruan sakera yang bernama
Aziz untuk mencari kelemahan Pak Sakera. Dengan iming-iming akan diberi imbalan kekayaan oleh
Government Belanda di Bangil Aziz menjebak Sakera dengan mengadakan
tayuban, karena tahu Sakera paling senang acara tayuban akhirnya Sakera pun terjebak dan dilumpuhkan ilmunya degan pukulan [[
bambu apus]].
Lagi-lagi belanda berhasil mernangkap kembali Pak Sakera yang kemudian
diadili oleh Government Bangil dan diputuskan untuk dihukum gantung.
Sakera gugur digantung di penjara Bangil dan Ia dimakamkan di Bekacak,
Kelurahan
Kolursari, daerah paling selatan Kota Bangil.
kisah Pak Sakera juga difilmkan pada tahun 1982 dengan judul Pak Sakerah. Sinopsis ceritanya bisa dibaca di
Pak Sakerah
keren ya Pak Sakerah ini, maafkan saya Pak yang baru mengenal panjenengan hehe, semoga amal ibadah diterima Allah SWT, aamiin
JASMERAH kawan :p
wassalamualaikum