Showing posts with label ada di kaki saya. Show all posts
Showing posts with label ada di kaki saya. Show all posts

Saturday, July 21, 2012

19 juli 2012 (Sarapan Piknik)


Assalamualaikum ^^

Ini adalah pertama kalinya sarapan “piknik” bareng Mr. A di alun-alun kota jember. Sarapan yang romantis dengan pemandangan bapak-bapak pasukan kuning yang sedang berdiskusi, entah diskusi apa, mungkin gaji, keluarga, atau sistem pendidikan nasional. Menu sarapan kami sederhana, nasi, tempe, ikan goreng (dikasih teman bapak)dan sambal kecap. Tetapi suasananya itu loh, amazing banget, terkadang ada aroma-aroma yang “ehem-ehem” (khas alun-alun) tapi untungnya kami berdua orangnya cuek-cuek aja yang penting makan (entah itu cuek ato nggragas karena kelaparan). Fasilitas tambahan, kami bisa sarapan sambil internetan gratis karena dapat “percikan” sinyal dari kantor POS.

Alhamdulillah, lumayaan

Intinya bukan terletak pada sarapannya tetapi apa yang saya peroleh dari sarapan tersebut. Karena saya sarapa bersama Mr. A maka saya sarapan di alun-alun, maka saya berwifiwifi ria, maka saya memperoleh satu informasi tentang sebuah sekolah yang didirikan oleh Dik Doank. Sekolah itu bernama sekolah kandang jurank doank. Saya baru pertama ini mendengar cerita tentang sekolah tersebut dari Mr. A, tanpa tunggu lama saya mencari website resmi sekolah tersebut dan memang sekolah tersebut sangat WAW.
Mengapa tiba-tiba kami berdua sampai pada pembicaraan tentang sekolah tersebut? Semua itu berawal dari diskusi kami tentang susahnya mencari kerja saat ini. Saya telah memasukkan lamaran pekerjaan di beberapa sekolah tetapi memang belum ada panggilan. Saya sangat membutuhkan pemasukkan rutin saat ini untuk menunjang hal lain yang juga saya lakukan secara rutin. Tetapi sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Orang tua saya adalah orang tua umum yang menginginkan anaknya berkerja di lembaga formal. Padahal hal itu sangat sulit sekali.

Saya berlatar belakang pendidikan, saya ingin juga bekerja di dunia pendidikan sedangkan untuk bekerja di instansi pemerintah terlalu “berat” menurut saya. Untuk masuk sulit, dan sudah jadi rahasia umum bahwa untuk masuk sesuai cara yang benar itu sulit sekali, beberapa teman malah menganjurkan saya untuk masuk melalui dinas tertinggi dari pendidikan, temui orang-orang yang memiliki jabatan, minta tolonglah kepada mereka, jangan lupa juga “amplopnya”. Wah itu yang sangat berat, saya takut juga kalau rejeki saya nantinya tidak barokah, Naudzubillah.

Seorang sahabat saya mengatakan bahwa rejeki kita tidak akan kemana, semua sudah ada yang ngatur, jangan memaksa sesuatu yang seharusnya bukan milik kita.

Mr. A juga membuat sebuah topik yaitu tentang budaya curang yang tidak hanya terjadi di dunia orang dewasa, tetapi hal tersebut ternyata sudah terjadi sejak pendidikan dasar. Kami berdua bermimpi untuk mendirikan sekolah sendiri yang mengutamakan kejujuran. Harapan kami kecurangan tidak menjadi penyakit abadi pada generasi muda.

Ngomong memang mudah tapi melaksanakan yang susah. Semua itu sebetulnya berawal dari diri sendiri, iya kaan. Jangan deh kita minta orang untuk berbuat baik tetapi kita sendiri tidak berbuat baik. Jangan minta orang jalan pelan-pelan di gang sempit kalau kita sendiri hobi ngebut. Jadi saya ingin membenahi diri sendiri dulu sambil mengumpulkan mimpi dan usaha untuk mewujudkan salah satu dari cita-cita saya yang banyak itu hehe dan juga cita-cita kami.

Doakan kami ya.. terima kasih dan stop kecurangan sejak dini ^^

Jangan lupa buang sampah pada tempat sampah.

Wassalam ^^

Monday, January 9, 2012

kesana kemari membawa alamat...

Assalamualaikum ^^

ini kisah dua hari di malang menjelang tes
oke, saya sudah cerita kan kalau saya sudah lulus (alhamdulillah, alhamdulillah) dan saya berencana melanjutkan studi ke kota apel Malang. diawali dengan mendaftar dan mempersiapkan persyaratan-persyaratan. atas bantuan Mr. A (pacar^^) dan teman-teman, saya bisa memperoleh rekomendasi dari 3 dosen favorit saya yaitu Prof Sunardi sang guru besar, Pak Slamin dosen tergaul saya, dan Pak Santo ayah skripsi saya.

tahap selanjutnya adalah tahap pendaftaran online. saya daftar di hari terakhir (kebiasaan) dan di temani Mr. A yang pagi itu ngambek, setelah lama meng"online"kan diri berbekal "alamat" yang didapat dari pengumuman dan akhirnya alhamdulillah error. TOLONG hari terakhir gitu.. setelah itu saya dan Mr. A cepat-cepat pulang buat menelepon bapak-bapak universitas tersebut dan ternyata memang ada keerroran dalam TI. berhubung saya sudah bayar sekian ratus ribu maka saya diperkenankan datang dengan membawa slip pembayaran saja (awas aja gak boleh, huft)

permasalahan selanjutnya, siapakah yang mengantar saya? mungkin beberapa (baca:semua) teman saya tahu saya adalah gadis manis feminim yang setiap pagi memasak sup untuk sarapan, menjaga toko bunga di depan rumah dan sorenya menjahit sapu tangan di beranda, bingung? itu hanya perumpamaan lebay, intinya saya anak rumahan yang tidak tahu kehidupan di luar rumah saya (kecuali lewat TV dan Internet). dan saya punya penyakit akut yang sudah bertahun-tahun saya idap, saya hobi mabuk-mabukan, terutama jika menaiki kendaraan beroda 4.dan saya tidak bisa membayangkan bagaimana diri saya jika saya naik bus seorang diri (Astaghfirullah).
  • kemungkinan pertama : ditemani bapak, positifnya segala-galanya akan dibayari beliau, negatifnya bapak belum pasti bisa mengantar karena ada kerjaan.
  • kemungkinan kedua : ditemani Mr. A. positifnya seneng dung ditemeni pacar, penginapan bisa menumpang kos sahabat2, negatifnya masih bingung transport dalam kota
  • kemungkinan terakhir : berangkat sendiri. positifnya ada sahabat yang bersedia menjadi guide, negatifnya BANYAAAAAK (maaf terlalu menyakitkan)
setelah mengalami diskusi yang berat hingga memeras keringat dan air mata (bapak diskusi, ibu diskusi, saya tidur berteman flu) dan keputusannya satu keluarga berangkat semuaaaa naik mobil pinjaman plus teman bapak yang akan mengemudikan dan (asiiiiik) Mr. A pun turut serta (loncat-loncat girang) Alhamdulillah.

mungkin beberapa dari anda berpikir saya lebay banget yak, cuma tes gitu aja belum tentu keterima juga pake ngajak orang sekampung,hm ga peduli mau ngomong apa hehe yang penting saya hepi, sekaligus nglencer bareng-bareng.

kami berangkat hari jumat, 6 januari 2012, setelah menjemput Mr. A dari kosan kami berangkat meluncur ke malang. alhamdulillah penyakit tahunan saya kambuh cuma sedikit, setiba di malang kami langsung menuju universitas yang saya tuju untuk mengurusi segala keerroran yang melanda hidup saya 3 hari terakhir. dan kami tidak mengetahui universitas tersebut, dan hanya mengikuti plang-plang di jalan hingga akhirnya menyerah dan bapak bertanya kepada orang, (nuwun sewu, kampus ** niku dateng pundi nggih) lalu orang tersebut menjelaskan begini begitu begini begitu. setelah bapak dan temannya yang menyetir mobil paham kami pun berangkat. baru berjalan 10 cm, Mr. A menemukan bahwa kampus ** yang kami cari ada DI SEBERANG JALAN tolong. oke kesana kemari membawa alamat..jengjeng

kejadian salah paham kedua terjadi setelah tiba di pascasarjana **. di sana saya disuruh menemui pak ***** di bagian pusat TIK di gedung sebelah katanya. segera dah meluncur ke sana dan bertanya kepada segelintir orang (mahasiswa sana) tetapi tidak ada yang tahu hingga akhirnya tibalah saya dan Mr. A bertemu mas-mas berbaju batik biru.

Mr. A : mas, pusat TIK itu dimana ya?
MBB (mas Batik Biru) : oh di ujung jalan sana mas
Mr. A : oh di sana mas
MBB : iya pokoknya jalan ini terus ke ujung sana mas
Mr. A : oh, kalau ini gedung apa ya mas (menunjuk gedung di sebelah kanan)
MBB : oh ini gedung komputer mas (suasana hening sejenak) oh iya mas ini mungkin mas pusat TIK mas

*pingsan

Alhamdulillah yah ketemu

setelah selasai mengurus ini itu kami pun cabut untuk mencari sesuap nasi dan tempat berteduh. emang kami bukan orang malang jadi mencari makan ya jauuuuh banget muter-muter dulu, hotel pun jauuuuuh dari peradaban kampus sampai pada malam hari saya butuh mencetak kartu pendaftaran saya tidak menemukan fotokopi digital sama sekali, warnet pun ada hanya satu tetapi lemotnya minta maaf dah. Mr. A sudah kehabisan kesabaran. suasana tidak enak. tetapi menajdi enak lagi. bapak dan keluarga pergi makan dengan teman bapak yang dari malang (heran ketemu aja ma temannya), Mr. A pun reuni dengan teman SMPnya, saya di kamar menangis di pojok (baca : belajar). setelah bapak datang dan tahu saya belum menghasilkan selembar kertas pun saya keluar lagi menuju daerah kampus. lagi-lagi saya hampir ketipu mau ngeprint di tempat game online, Mr. A segera menyadarkan saya dan mengarahkan ke warnet kecil yang buka 24 jam dan voila saya mendapatkan kartu saya, Alhamdulillah. acara selanjutnya, TIDOR

besok paginya saya bertempur di tes. saya bayangkan tes itu seperti SPMB yang ketat dan gimana gitu ternyata lebih mirip ulangan semester saat saya kuliah. peserta yang sebagian besar bapak-ibu guru pun tidak malu-malu melakukan aksi cheating everywhere. padahal murid kalau mencontek pasti dilarang hihi. saya karena tidak ada yang kenal sehingga ya saya kerjakan saja sendiri walau tidak bisa semuanya terutama soal metematika tapi Alhamdulillah lah, bahkan seorang ibu mencontek ke saya pada waktu ujian bahasa Inggris, dan saya juga kena tegur pengawas, dipanggil "ibu" juga eleh eleh. saya yang belum sempat sarapan dan mendertita flu, harus mengerjakan tes di antara 10 AC yang menyala berjama'ah, padahal malang amat sangat dingin, kenapa harus pakai AC??. dan stelah membayar sekian ratus ribu itu saya hanya mendapatkan fasilitas daftar online, tempat ujian, dan air minum gelasan. itu saja. kartu peserta dan biodata itu saya mencetak sendiri (dan ternyata tidak dibawa pada hari H pun tidak apa-apa, story of my life!), duduk di ruangan tidak sesuai nomor (asal duduk) dan (hiks-hiks) tidak ada makan, paling nggak kue pun tidak ada. di univ saya sebelumnya mungkin dengan biaya yang kurang dari 300ribu udah dapat makan, tolong kami manusia. tapi ya Alhamdulillah ditengah kepusingan ini keluarga menanti saya. Mr. A yang selalu mengirim semangat lewat sms dan ketika saya keluar sekitar jam setengah 12, ibu dan Mr. A sudah menanti saya dengan membawa sebungkus nasi kuning, alhamdulillah sarapaaan

tragedi kembali terjadi saat pulang, bapak mengajak kami mengunjungi Malang Town Square, begitu masuk area matos, saya sudah pusing melihat manusia segini banyaknya, mengalahkan Roxy saat liburan. sudah begitu karena ibu tidak bisa menggunakan eskalator, kami turun ke lantai 2 menggunakan lift, dan saya mabuk (cah ndeso e) pusingnya,, dan ketika naik mobil untuk pulang, saya mulai teler. berawal dari flu berat, gak sarapan, naik lift, ergh. untungnya ibu selalu siap sedia obat *ntimo dan saya lahap sampai habis lalu tertidur. setelah bangun eh makin parah, alhamdulillah Mr. A selalu ngopeni saya juga, jadi malu sendiri, dia juga pasti capek tapi masih harus ngopeni saya yang pemabuk berat. saya tahu mabuk-mabukan itu dilarang tapi saya tidak kuasa menampikny (lebay). perjuangan berakhir setelah sampai di kota jember, HOME SWEET HOME.

Alhamdulillah, terima kasih Yaa Allah, Engkau telah menghadirkan pasukan-pasukan hebatNya sepanjang masa yang selalu menemani hamba. Pasukan yang tiada lelah mengantarkan hamba ke gerbang kesuksesan, pasukan yang tiada jenuh menguatkan hamba dikala lemah melanda, pasukan yang tiada bosan mengukirkan senyuman kapada hamba. Hamba mohon bahagiakan mereka, berilah mereka kesuksesan di dunia dan akhirat ya Allah, tingkatkanlah derajat mereka, dan jangan jauhkan hati hamba dariMu Yaa Allah. sesungguhnya hanya Engkau penguasa segala alam.

Wassalam ^^

Tuesday, December 20, 2011

story of my life...:( huft

Assalamualaikum ^^

okay, speechless..
alhamdulillah hari ini ga cuma "se"suatu tapi "banyak"suatu hehe. banyak kejadian udah terlewati dan saya belum sempat untuk menulisnya.

mulai..

1. saya bersama beliau-beliau
bagaimana bisa ayah ibu dan adek saya betah mengurusi saya? bagaimana bisa ayah saya tidak bosan mengingatkan saya? bagaimana bisa ibu saya selalu mendoakan saya? bagaimana adek saya secara sabar menghibur saya? Subhanallah, Allah menciptakan beliau-beliau yang tidak akan tergantikan selamanya. Alhamdulillah saya masih diberi kesempatan berkumpul bersama mereka hingga hari ini. saya suka mengabadikan sesuatu melalui foto dan video, tetapi terus terang tanpa hal itu pun saya akan selalu mengabadikan mereka dalam hati dan pikiran saya. seperti lirik lagu dari band jazz favorit saya yang sekarang sudah bubar, MOCCA di lagu Me and My Boyfriend.. "I will keep you in my memory"

2. saya bersama dia
ya sekitar bulan september 2011 (setelah seminar) saya dan dia semakin dekat. hingga suatu saat dia "mungkin" jenuh dengan semua kedekatan ini dan mulai mempertanyakan. saya sudah lumayan mengenal dia, saat dia marah atau ingin pergi saya selalu "ijinkan" dia tetapi tidak saat itu. saya benar-benar takut kehilangan dia. dia mengatakan persaaannya dan saya juga. ok itu cukup. setelah itu kita sering bersama dari penelitian saya, hingga sidang saya dan pasca sidang.
When I'm blue. feel so lonely
No one sits here right beside me
I'm gonna call you just to
"Hurry, come and see me. It's so scary and I need you desperately"
-mocca : me and my boyfriend-


3. saya bersama mereka
selain dia, mereka juga ambil andil banyak dalam selesainya studi saya. mereka ada saat itu, walau sekarang kami sudah terpisah-pisah. saya hanya bisa geleng-geleng kepala dan terharu, ada orang-orang seperti mereka, yang mau meluangkan waktunya mengurusi dua buah teman mereka yang "terlambat" berlari. saya benar-benar tidak tau tata cara pendaftaran sidang dan antek-anteknya tapi mereka sudah menyiapkan semua.. SEMUA tanpa terkecuali. seandainya tidak ada mereka saya yakin, saya masih akan wisuda tahun 2012. benar-benar lima jempol buat mereka,, hanya doa yang bisa saya hantarkan semoga mereka tidak akan jauh dari kesuksesan dan rejeki yang melimpah. saya tidak bisa membalas dengan mengurusi sidang mereka karena mereka sudah mendahului saya sidangnya. hanya doa.. (kangen kamu semua rek)

if one day you lose your way
just remember one thing my friends
when you're under a cloud
just face the music and sing
if one day you lose your way
just remember that i'm here to stay
don't you give up!
keep your chin up and be happy!
-mocca : happy-

4. sidang skripsi 2 november 2011
wkwk, sudah sidang ditunda dua hari, pas waktu hari H eh ditunda lagi 5 jam ciiint... hehe Alhamdulillah setelah itu tidak ada penundaan lagi. saya lumayan lama loh di ruangan itu, 2 jam. setelah keluar tidak ada lagi waktu cipikacipiki duduk menerima selamat pun hanya sekedarnya karena saya dan teman terlambat saya segera berlari kesana kemari menyelesaikan ini dan itu lalu pulang sebentar, istirahat sebentar (karena si dia tidak tidur semalam suntuk), ya sekedar 1 jam lah dia istirahat dan saya mulai menyelesaikan revisi saya. saya harus wisuda november, hanya itu yang saya pikirkan, sahabat-sahabat kuliah wisuda november, saya sudah terlambat 1 semster, sahabat teknik saya selalu mengiming-imingi foto bareng pas wisuda, dan saya ingin segera terlepas dari tekanan-tekanan ini. alhamdulillah selesai, SELESAI

5. jadiaaaan
11.11.11.11.11 jadian yang spontanitas terrencana dengan surprise sederhana dan perayaan yang manis
hihi ^^
*bingung

5. wisuda 19 november 2011
saat-saat bete nih,, harusnya seneng ya.. karena saya sangat mepet lulusnya jadi tidak sempet siap kebaya, make up dll dsb. mau sewa eh salon-salon pada full of order. jadi saya jahit kebaya sederhana aja ga pake model ribet, sewek punya ibu saya, jilbab pasang sendiri, make up juga karya sendiri sama ibu. tapi ya resiko nih, belum mulai eh maka saya udah ajegile males mendeskripsikan. saya betesurete waktu itu. jujur saya merasa nggak enak sama ibu, karena beliau jadi korban kebetean saya, astaghfirullah, maaf buk.. tapi ibu ini bisa saja lo merubah mood saya, heran.. hebat sekali mahluk yang bernama ibu ini. selama di gedung saya masih ada sisa-sisa cemberut, tapi terima kasih kepada si dia, dokter pribadi saya, eneng konyol, sahabat teknik saya dan wisudawati sebelah saya :p. perlahan tapi pasti cemberut saya menghilang dan senyum mulai muncul


6. surpsrise tak terkira lainnya
- ikut jalan santai sama adek-adek SLB subhanallah.. benar-benar Engkau Mahaadil
- soulmate by kahitna benar-benar muncul kembali dalam hidup saya
- berantem-baikan-berantem-baikan ^^
- makan bersama adek-adek SLBA, kiki, rohman, mbak will miss you, yang rajin belajar ya dek.. Rohman, smga dapet hp baru, jangan nangis lagi ya sayang. kiki, semangat ya menggapai cita-cita mencapai Kenya dan benua Eropa..

wassalam ^^

Tuesday, July 19, 2011

amazing afternoon

di suatu siang yang indah (wkwk) saya dan dua ekor teman saya (rezkie dan vee3) berkumpul bersama dalam acara "nongkrong menggeje". jam kurang lebih jam 3 an sore gitu. di lokasi favorit saat saya menggalau, yaitu di lapangan perpustakaan universitas jember. yap, di rumput-rumput gitu kami bertiga njeblak. saya tidak tahu njeblak itu apa bahasa manusianya.

alasan mengapa saya suka tempat itu,
1. anginnya cepoi-cepoi (kadang)
2. romantis, sepi, cuma sedikit manusia yang nongkrong, sebagian besar kambing.
3. karena saya tidak punya tempat lain.

saya pernah menginfluence beberapa manusia untuk ikut saya,, dan beberapa menyukainya. disana saya bisa berekspresi, kagak ada yang protes, kambing gitu.. saya suka curhat sama teman saya, menangis, ketawa, foto-foto, tiduran, bernyanyi, bahkan makan.. MAKAN bersama kambing-kambing itu. bedanya, mereka makan sayur rumput, saya makan DOUBLE DUTCH, sama-sama gratis karena rezkie yang beli

kami memang pecinta alam :)

nah di sore itu saya bertiga sama rezkie dan fitri.. mencoba menghilangkan stress dengan diam di lapangan, nyetel musik, dan fitri dengan pose erotisnya membaca novel kambing jantannya Raditya Dika, cocok secara kami juga lagi memandangi kambing. kambing sini keren-keren, meskipun kambing, dia bisa masuk kampus. lihatlah adegan mengharukan berikut.

kambing malang

memang mengharu biru adegan tersebut tetapi tidak bisa mengalihkan perhatian fitri dari kambing jantan yang dia baca. sama-sama kambing tetapi yang dipegang fitri ini jantan dan menyerupai buku. sambil mendengarkan lagu dari headset yang menyambung ke hp, rasanya dunia hanya milik mereka bertiga, fitri, kambing jantan, dan headset.

 merem? iya tapi tidak tidur, percaya saya, itu akting semata

biasanya saya langsung beraksi minta dijepret disana sini, tapi rupanya saya tidak sedang mood difoto. saya hanya merasakan hembusan angin bersama rezkie, mendengarkan lagu bersama rezkie (ingat fitri berada di dunianya sendiri bersama kambing jantan dan headset), dan saya juga memandang layangan. ada beberapa manusia melakukan beraneka kegiatan di lapangan sore itu. ada beberapa pasang muda-mudi memadu kasih, beberapa kelompok pemuda bersenda gurau, beberapa anak kecil memainkan layang-layang (now playing widuri-broery marantika, maaf bahasa terpengaruh suasana). di ujung lapangan tampak juga dua batang anak kecil yang kecil sekali (baca balita) berlari-lari bahagia, ayahnya di belakang memandangi mereka berdua. argh anak-anak ini tidak memikirkan skripsi, indahnya idup mereka.

setelah hari cukup sore, kami bertiga mengakhiri kencan kami dan segera meninggalkan lapangan. udah lumayan berlumut badan kami. rezkie minta dianterin nyewa beberapa dvd india (dia terkena virus india-fever). setelah itu saya mengantar rezkie pulang dan kembali berkelana mencari rujak pesenan ibuk. karena yang jual rujak hari itu tidak berjualan (saya tidak tahu alasannya apa, sungguh saya tidak tahu) saya pun langsung pulang, di perjalanan yang ini saya mengalami sebuah tragedi yang sangat sangat membuat saya bersyukur. 

saya seketika mengingat rezkie yang sempat berkata (tin, koq kamu hari ini ngebut) saya pun memperlambat kecepatan si ganteng vega, tiba-tiba tak dinyana tak diduga dari belakang ada sebuah mbak-mbak menyalip saya tetapi langsung belok ke kiri (bisa bayangin?). saya yang ga siap apa-apa termasuk pelampung langsung disrempet gitu ajah, vega terbanting ke kiri dan saya terbanting ke kanan (bersyukur tidak ada truk atau kendaraan yang melaju cepat di belakang saya), saya tidak ingat pada vega,yang saya ingat saya bisa roll depan, bu Esthi (guru olahraga semasa SMA) harus liat ini, prestasi! mungkin bisa merubah kenyataan saya remidi olahraga karena tidak bisa roll depan sekitar 5 tahun yang lalu. 

alhamdulillah saya dibantu orang-orang sekitar, vega juga ditolongin tetapi sama manusia, bukan sesama motor, saya bisa maklum. mbak-mbak yang menyerempet saya juga menghampiri saya, menawarkan minum, bertanya gimana keadaan saya, setengah menyalahkan saya atas kecelakaan ini sambil berbisik-bisik dengan beberapa orang (hah i know you so well!!)dll dsb. untung saya sabar, saya hanya menggeleng karena puasa, karena saya tidak apa-apa, karena heran juga sama kelakuan mbak-mbak itu. haargh, sabar.

sesampai di rumah, saya bilang kepada bapak kalau saya habis keserempet. bapak keluar memeriksa vega dan bertanya "laptopnya ndak papa nduk?". hah, saya anak tiri rupanya.

alhamdulillah saya menggunakan helm dengan kaca di tutup, di "klik", jaket tebal, celana jeans, jadi lukaluar yang tampak tidak terlalu parah. rejeki puasa saya kali, Alhamdulillah.

luka di kaki, tepat di tulang kering. sengaja disamarkan untuk melindungi privasinya

luka yang tampak lumayan gede ada di kaki kiri, di tulang kering itu loh, tahu kan? kering, ga becek. bentuknya indah, kata adek saya kayak aspal kalo retak bekas gempa bumi, padahal saya berharap luka itu mirip seperti luka di jidat harry potter, siapa tahu saya bisa bermata ijo. ada beberapa di dagu, siku, pergelangan tangan, dan kaki. segera saya mandi, saya sabuni lukanya sambil digosok-gosok, perih sih, sakit kayak habis diputusin, tapi demi masa depan yang lebih cerah, saya ga mau infeksi terus dioperasi.

saya mandi sambil berteriak mengeluarkan keperihan luka-luka saya. setelah selesai mandi, saya lupa revanol saya sudah saya hibahkan ke fitri yang lain pada saat dia kecelakaan. jadi yasudahlah luka itu tidak saya apa-apakan tetapi saya bersihkan setiap mandi, tepi luka saya gosok hingga bersih. alhamdulillah semakin membaik walau tanpa obat. luka-luka semakin sembuh, memar-memar semakin parah. secara habis dibanting gitu.. wah hitam-hitam totol-totol mulai nampak di hari kedua, berada di sisi kiri smua, susah tidur, susah sholat, tetapi masih bisa sholat, alhamdulillah. leher juga tidak bisa dibuat menileh ke kiri. untung ayah dan adek saya berbakat juga jadi tukang pijat, dan mereka bersedia mengurut leher saya, hingga sekarang alhamdulillah sudah tidak sakit lagi. 

well, setengah pincang, but it was fun, ini jatuh saya dari motor yang kedua. yang kasihan justru Sigma (motor pada saat saya jatuh pertama) dan Vega, pasti beret-beret dimana-mana, apalagi vega yang sepertinya jatuh lumayan parah. okay pelajaran, jangan ngebut jika tidak perlu, lebih baik berangkat lebih awal. buat apa ngebut kalau hanya akan menyakiti diri sendiri apalagi orang lain. ingat selalu mematuhi peraturan jalan (yah, beberapa hari yang lalu saya kena tilang dan akan berakhir di persidangan esok hari, apes), pakai helm standart, kaca ditutup dan helm diklik. selalu berdoa setiap saat.

take care guys..


Sunday, July 3, 2011

sawah-sawah Indonesia (maksudnya?)

setelah beberapa hari yang lalu menghabiskan malam di pusat kota Jember, hari ini waktunya "mendetoksifikasi" paru-paru dengan menghabiskan pagi di sawah (rencana awalnya sih gitu). tapi karena beberapa hal, rencana awal berangkat pukul 05.30 jadi molor sampai jam 6. hah tak apalah, lagipula beberapa hari ini di Jember sedang terjadi musim dingin. jadi walau jam sudah menunjuk ke angka 6, tetapi matahari masih bersembunyi di antara kabut. udara masih dingin menusuk-nusuk kulit, bahkan waktu saya menghembuskan nafas ke udara lepas tampak asap-asap keluar dari mulut saya, seperti orang merokok. segera saya yang ditemani adek saya menyeberangi sungai kecil (baca : selokan) dan walaa sampai di area persawahan (rumah saya agak ndeso, agak mewah alias mepet sawah).di sawah amat sangat lebih berkabut sekali daripada di rumah (boros kata-kata).
lihat kabutnya, segar sekali. lihat juga perbedaan warna sawah.. kelihatan ya yang mau panen dulu
 batu ini letaknya di tengah jalan setapak. jadi kalau mau lewat harus loncat dulu

di tengah perjalanan, saya dan adek saya menemukan sebuah bukit kecil. walau kecil tapi bukit tersebut tinggi, lumayan susah untuk mencapainya. em gimana yak, kecil tapi tinggi. lupa tidak mendokumentasikan bulit tersebut, dan saya cukup kaget di dekat rumah saya ada pemandangan indah seperti ini. (kemana aja c?). disana saya menemukan sebuah benda seperti sarang laba-laba tetapi entah apa namanya..looks like a cotton candy.
 cotton candy alami :)

setelah beberapa lama menikmati keindahan alam sawah (haha) dan dilanjutkan dengan sesi pemotretan yang sempat tertunda. saya dan adek saya mencari area persawahan lagi dan mencari sudut yang pas buat foto,, setelah menemukan area yang passs saya segera memerintahkan adek saya untuk memfotograferi saya.

 ini hasilnya.. macam orang lagi BAB

setelah itu, untuk membalas budi adek saya, saya paksadia untuk berfoto di tempat saya berfototadi. dan saya memang kakak yang tidak baik (hiks).. saya menyebabkan adek saya terjerembab di pematang sawah yang lobang (dan saya tertawa) haha orang dia juga ketawa
hah hasil kesemena-menaan saya

hah!pulang deh gara-gara sandal adek saya putus (masih ya nyalahin adek) haha harus!. hem sebentar c, tapi gapapa lah, lumayan menghilangkan stress di otak.. liat sawah yang mungkin sudah tinggal sedikit ini. saya ingat beberapa tahun yang lalu, sebelah rumah saya masih sawah dan kebun rambutan, sampek banyak ular berkunjung ke rumah saya. sekarang sudah habis dibangun rumah.. tinggal sepetak keciiiil..

go green, buddy.. buang sampah di tempat sampah yah..
 

Friday, July 1, 2011

midnight trip

kejadian ini terjadi sekitar tiga hari yang lalu. bapak baru pulang kerja menjelang Magrib karena beliau harus menyelesaikan beberapa pekerjaan di kantor. setelah makan malam (makan malam?) ibu menyuruh bapak untuk segera tidur karena besok pagi harus berangkat lebih pagi (pekerjaan bapak belum kelar). saya pikir pasti bapak capek dan langsung tidur, ternyata saking "uleng" (pusing) bapak sampai tidak bisa tidur.

malam itu ibu diantar adek untuk ke rumah eyang, ibu berencana menginap di rumah eyang. saya sedang menonton acara Big Brother Indonesia bersama Simpati. tak dinyana tak diduga tiba-tiba bapak  bilang "cangkruk yuk, di alun-alun" ew, ini bukan bapak yang biasanya. saya bilang apa gak lebih baik dibuat tidur aja tapi bapak tetap bersikeras keluar, sudah saking jenuhnya hingga tidak bisa tidur katanya. okay, bapak saya butuh rekreasi instan. di sisi lain, saya sendiri juga butuh rekreasi, terlalu penuh hati saya dengan berbagai perasaan (secara saya sudah resmi menjomblo). tepat beberapa saat setelah acara bigbro habis, adek saya pulang dan kami bertiga pun berangkat cangkruk sekitar pukul 21.00.

sesampainya di alun-alun, berbeda dengan suasana malam minggu, alun-alun tampak sedikit lengang. penjual mainan dan makanan tampak masih bersemangat menjajakan produknya padahal hari sudah lumayan larut. saya, bapak, dan adek saya berjalan mengelilingi alun-alun (entah berapa kali) sambil menikmati pemandangan kota jember di malam hari (plis deh) dan saya sempat mengabadikan acara minggat kami ini dan beberapa wajah manusia depresi.

okay, lihat "wajah takut menyeberang" ini

feel like . . . (maen buble :D )
anak depresi :(


di kesempatan ini, saya juga sempat memperhatikan kalo alun-alun kota tercinta ini sudah "lumayan" bersih, ga tahu lagi sih hehe saya kebetulan tidak memakai kacamata. beberapa sudah tampak tempat sampah untuk dua jenis sampah walau beberapa tempat sampah tampak em apa yah, saya sih bilangnya "bogrek" itu bahasa rumah saya. mungkin karena terkena panas dan hujan silih berganti (uaaaa) jadi beberapa peyok di sana-sini beberapa juga udah hilang entah dimana tutupnya.
ni yang tutupnya udah kabur
ni foto tempat sampah yang paling saya suka haha :D cool, right





kedua pria di atas adalah partner midnight trip saya, both of them make me safe even i go out in the midle of night hehe


hah setelah bermain buble dan jalan-jalan di alun-alun semalaman, kami bertiga pulang dengan rasa segar kayak habis minum es campur. angin malam yang dingin semakin membuat kami segera ingin berlindung di balik selimut. pulang time :). bapak pun sepertinya sudah segar dan siap beristirahat karena tugas-tugas masih bertumpuk di kantornya.




jangan lupa buang sampah di tempat sampah . . . save the earth