Showing posts with label ada di hati saya. Show all posts
Showing posts with label ada di hati saya. Show all posts

Saturday, July 21, 2012

19 juli 2012 (Sarapan Piknik)


Assalamualaikum ^^

Ini adalah pertama kalinya sarapan “piknik” bareng Mr. A di alun-alun kota jember. Sarapan yang romantis dengan pemandangan bapak-bapak pasukan kuning yang sedang berdiskusi, entah diskusi apa, mungkin gaji, keluarga, atau sistem pendidikan nasional. Menu sarapan kami sederhana, nasi, tempe, ikan goreng (dikasih teman bapak)dan sambal kecap. Tetapi suasananya itu loh, amazing banget, terkadang ada aroma-aroma yang “ehem-ehem” (khas alun-alun) tapi untungnya kami berdua orangnya cuek-cuek aja yang penting makan (entah itu cuek ato nggragas karena kelaparan). Fasilitas tambahan, kami bisa sarapan sambil internetan gratis karena dapat “percikan” sinyal dari kantor POS.

Alhamdulillah, lumayaan

Intinya bukan terletak pada sarapannya tetapi apa yang saya peroleh dari sarapan tersebut. Karena saya sarapa bersama Mr. A maka saya sarapan di alun-alun, maka saya berwifiwifi ria, maka saya memperoleh satu informasi tentang sebuah sekolah yang didirikan oleh Dik Doank. Sekolah itu bernama sekolah kandang jurank doank. Saya baru pertama ini mendengar cerita tentang sekolah tersebut dari Mr. A, tanpa tunggu lama saya mencari website resmi sekolah tersebut dan memang sekolah tersebut sangat WAW.
Mengapa tiba-tiba kami berdua sampai pada pembicaraan tentang sekolah tersebut? Semua itu berawal dari diskusi kami tentang susahnya mencari kerja saat ini. Saya telah memasukkan lamaran pekerjaan di beberapa sekolah tetapi memang belum ada panggilan. Saya sangat membutuhkan pemasukkan rutin saat ini untuk menunjang hal lain yang juga saya lakukan secara rutin. Tetapi sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Orang tua saya adalah orang tua umum yang menginginkan anaknya berkerja di lembaga formal. Padahal hal itu sangat sulit sekali.

Saya berlatar belakang pendidikan, saya ingin juga bekerja di dunia pendidikan sedangkan untuk bekerja di instansi pemerintah terlalu “berat” menurut saya. Untuk masuk sulit, dan sudah jadi rahasia umum bahwa untuk masuk sesuai cara yang benar itu sulit sekali, beberapa teman malah menganjurkan saya untuk masuk melalui dinas tertinggi dari pendidikan, temui orang-orang yang memiliki jabatan, minta tolonglah kepada mereka, jangan lupa juga “amplopnya”. Wah itu yang sangat berat, saya takut juga kalau rejeki saya nantinya tidak barokah, Naudzubillah.

Seorang sahabat saya mengatakan bahwa rejeki kita tidak akan kemana, semua sudah ada yang ngatur, jangan memaksa sesuatu yang seharusnya bukan milik kita.

Mr. A juga membuat sebuah topik yaitu tentang budaya curang yang tidak hanya terjadi di dunia orang dewasa, tetapi hal tersebut ternyata sudah terjadi sejak pendidikan dasar. Kami berdua bermimpi untuk mendirikan sekolah sendiri yang mengutamakan kejujuran. Harapan kami kecurangan tidak menjadi penyakit abadi pada generasi muda.

Ngomong memang mudah tapi melaksanakan yang susah. Semua itu sebetulnya berawal dari diri sendiri, iya kaan. Jangan deh kita minta orang untuk berbuat baik tetapi kita sendiri tidak berbuat baik. Jangan minta orang jalan pelan-pelan di gang sempit kalau kita sendiri hobi ngebut. Jadi saya ingin membenahi diri sendiri dulu sambil mengumpulkan mimpi dan usaha untuk mewujudkan salah satu dari cita-cita saya yang banyak itu hehe dan juga cita-cita kami.

Doakan kami ya.. terima kasih dan stop kecurangan sejak dini ^^

Jangan lupa buang sampah pada tempat sampah.

Wassalam ^^

Wednesday, April 25, 2012

saya hanya belajar

Assalamualaikum ^^

haaah sudah lama nggak menengok blog ini, blog yang ternyata hanya jadi persinggahan sementara saat saya ingin menulis hehe. judul pertama blog saya adalah "ini saya, mencoba belajar menulis" dan ternyata masih belum bisa rutin. mungkin karena kesibukkan jadi pengangguran, disertai dengan rasa malas haha komplitlah alasan saya tidak menulis berbulan-bulan. begitu lama nggak mengunjungi dan melihat sawang2 (sarang laba-laba) dimana-mana. blog saya usang sekali wkwk

saya mencoba tampil lebih girly dengan warna-warna pink manis ala cewek, dengan harapan saya bisa lebih sering bermain di sini, ternyata semua hanya indah di awal. lalu bagaimana selanjutnya? terserah saya.

tapi saya memang masih belajar, dengan harapan orang belajar akan mengalami perubahan sikap pada dirinya. hal tersebut merupakan tujuan dari proses belajar, dan saya berharap perubahan sikap yang saya alami adalah perubahan yang positif.

1. belajar untuk lebih mencintai Allah.
apakah selama ini saya kurang mencintai Allah? ya. bagaimana saya bisa berkata demikian? karena  cinta yang Allah kasih kepada saya JAUH lebih besar, hal tersebut membuat cinta saya kepada-Nya seakan tidak ada apa-apanya. setiap langkah yang saya buat selalu menunjukkan betapa besar cinta Allah kepada saya. apakah saya menyerah? tidak. pernah pada suatu malam yang tenang, saya tidur dengan tidak lelap karena ada beberapa tanggungan yang belum saya selesaikan dan ketika saya mulai merasakan nyenyak, seketika itu pula saya terbangun dengan kaki kiri mati rasa, tidak bisa bergerak sama sekali bahkan saya tidak bisa merasakan kaki saya. saya berpikir betapa sialnya saya saat itu, sudah tanggungan belum selesai, tidur tidal lelap, baru 5 menit kesirep eh bangun lagi dengan keadaan lebih parah. 
saya memanggil ibu dan kemudian ibu saya melumuri kaki saya dengan minyak t*won sambil memijat kaki saya (ibu saya memang top). lalu apa yang terjadi? yang saya rasakan perasaan mengantuk dan rasa nyaman pada kaki saya lalu seketika itu pula saya tertidur lelap. mengapa saya tahu saya  tertidur lelap? karena saya tidak bermimpi (atau lupa) dan ketika subuh saya bangun dengan perasaan segar. Subhanallah. kurang besar apa cinta Allah kepada umat-Nya??? itu hanya sebagian kecil dan hanya kisah kecil yang saya alami. jika ditelusuri lebih lanjut tanpa saya sadari begitu banyak nikmat Allah yang saya terima. kalaupun ada cobaan yang harus saya hadapi tetapi biasanya setelah hal tersebut berlalu maka nikmat Allah terasa sangat indah. terkadang saya masih saja mengeluh, malu-malu-malu.

2. belajar mencintai keluarga
apakah saya tidak mencintai orang tua saya? tentu saja saya mencintai keduanya. ayah dan ibu saya hanya ada satu pasang di dunia. mengapa masih harus belajar? terkadang karena beberapa hal saya menomorduakan mereka (astaghfirullah) jika mengingatnya saya merasa sedih sekali, hina sekali, 23 tahun saya hidup dengan mereka, saya makan hasil jerih payah mereka, saya tidur lelap di atas penderitaan mereka, saya memakai pakaian dari keringat mereka, saya sekolah dengan air mata mereka. ketika suatu malam saya tidur di negeri antah berantah (lebay, di tempat yang jauh wkwk) saya berpikir, ibu saya dimana? bapak saya dimana?
ibu, sosok malaikat yang selalu menjaga saya. seperti yang pernah saya ceritakan, ibu saya hanyalah ibu-ibu biasa, tapi ibu saya adalah ibu terbaik saya, ibu lo selalu menemani saya, bener tu. saya ingat dari saya mulai masuk tk, hingga sekarang saya kuliah, ibu selalu memberi saya semangat. ibu saya itu unik, terkadang cenderung "aneh", aneh masih mau mencintai saya yang "seperti ini"..
banyak hal yang sudah saya perbuat yang membuat mereka kecewa, bapak saya selalu mengantarkan saya kemana saya mau, setelah saya mulai tinggal di kota itu, beliau mengantarkan saya naik si ganteng vega dari kota saya ke kota itu yang memakan waktu kurang lebih 4-5 jam. tetapi apa yang bisa saya lakukan untuk membahagiakan beliau?
adek, dia sosok termuda di istana saya, tetapi dia cukup dewasa daripada saya. adek saya selalu memberikan ide-ide segar, leluconnya yang nggak pernah habis lumayan menghilangkan penat. tetapi sekarang saya jarang sekali bermain bersama dia. saya bahkan lupa kapan terakhir saya keluar jalan-jalan sama dia. saya tidak tahu bagaimana nilai kuliahnya sekarang,,

3. belajar mencintai Mr.A
cinta saya diragukan? haruskah saya belajar? saya memaksa dia datang ke rumah sementara dia lelah setelah seharian beraktifitas. saya selalu memasak dengan rasa yang berbeda dengan selera lidahnya. banyak orangberkata, cinta itu lebih banyak memberi daripada menerima, benarkah? kalo yang diberi tidak sesuai? mungkin disitu letak belajarnya, bagaimana saya harus bisa belajar memberi sesuai dengan apa yang seharusnya. saya memang belum bisa menjadi sesuatu yang baik untuk dia. hehe

4. belajar mencintai kegiatan baru saya
sesuatu yang baru memang tidak selamanya menyenangkan. terutama untuk anak yang kurang bisa beradaptasi dengan cepat seperti saya. keadaan dimana saya sedang "sendiri" di suatu tempat yang tidak pernah saya bayangkan bisa menjadi tempat tinggal kedua saya. dimana semua yang ada di sini berputar dengan cepat. baik waktu, ilmu, bahkan duit haha. biaya makan sehari di kota ini bisa jadi biaya makan dua hari di kota saya. saya satu-satunya anak dari "ujung" di kelas. dengan kemampuan otak yang pas banget saya harus berlari. mau beraktifitas harus lari, mau dapat nilai bagus harus lari, mau makan harus lari cari uang.

saya hanya belajar dan akan terus belajar

wassalam ^^

Wednesday, January 11, 2012

persaingan dimulai

Assalamualaikum ^^

sejak beberapa hari ini saya dan Mr. A selalu bersaing dalam memperkaya blog, persaingan yang sehat dan membutuhkan tak tik serta strategi tertentu. apa syarat untuk menang? bagaimana kita dikatakan kalah? dua hal tersebut tidak akan ada dalam persaingan ini, yang ada setiap hari malah kita mendapatkan ilmu baru. saya semakin rajin mengeksplor ide-ide untuk ditulis di dalam blog saya walaupun mungkin blog saya hanya sekelumit kisah hidup saya.

saya membangun blog ini lama dan angka yang dihasilkan dalam  "total pageviews" masih sedikit. sementara Mr. A memiliki progres yang sangat tinggi. dalam beberapa hari, beliau dapat menghasilkan jumlah yang hampir sama dengan saya (saya yakin esok dia akan melebihi saya). isi blognya pun sangat bagus, jika teman-teman ingin lihat silahkan kunjungi blog Mr. A. Dimas Ariwibowo

dan tau gak targetnya minggu ini, bulan ini, bahkan tahun ini untuk blognya? (barusan Mr. A bilang wkwk)
semoga sukses yah.. saya akan menjadi pesaing terberat sekaligus suporter terbaik untuk Mr. A

wassalam ^^

Tuesday, January 10, 2012

well...tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup

assalamualaikum ^^

dalam postingan sebelumnya saya bercerita pengalaman saya di malang, dan tentang kumatnya penyakit saya. ya, penyakit itu tak kunjung reda hingga saya menulis postingan ini. padahal sudah beberapa hari yang lalu. memang saya tidak terlalu suka dengan pusing berkepanjangan ini, banyak yang saya korbankan. saya tidak bisa menemani Mr. A, saya tidak bisa menemani sahabat saya, saya terancam akan pergi ke Bali dengan keadaan yang tidak nyaman ini.

Insya Allah jika tidak ada halangan saya dan keluarga Jumat ini tanggal 13 akan pergi mengunjungi pulau Dewata kebanggaan Indonesia itu, dan seminggu sebelumnya saya sudah mabuk berat. belum lagi jika minggu depannya lagi harus kembali ke kota Apel, saya memang lemah dengan permasalahan perjalanan dengan kendaraan beroda 4. setengah hati saya ingin tidak ikut ke Bali tetapi sungguh saya tidak ingin mengecewakan bapak saya, saya takut dengan keadaan saya yang seperti ini saya hanya akan merepotkan beliau. Mungkinkah saya bisa mengikuti perjalanan bapak dengan nyaman tanpa merasa pusing mual seperti sebelumnya?

TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN DALAM HIDUP

seorang sahabat saya pernah berkata demikian. jika kita mengingat kisah Nabi Ibrahim, beliau dibakar hidup-hidup di dalam kobaran api, logikanya beberapa saat kemudian Nabi akan terbakar hangus tetapi tidak, api yang membakar berubah menjadi dingin sehingga Nabi Ibrahim selamat. begitu pula Nabi Musa, membelah lautan untuk menyelamatkan diri dari Fir'aun, mana mungkin manusia bisa membelah lautan?. lain kisah seorang Steven Hawking yang lumpuh tetapi mampu hidup dan menjadi fisikawan ternama (walaupun banyak info negatif tentang dia). apakah api Nabi Ibrahim yang hebat? Apakah tongkat Nabi Musa yang hebat? apakah otak Hawking terlalu pintar (hingga dia pun menentang adanya Tuhan, Astaghfirullah)? I don't think so.

satu-satunya alasan karena Allah SWT telah berkehendak. Jika Allah berkehendak "jadi!" maka jadilah. hal yang amat sangat mudah sekali bagi Allah. lalu mengapa saya harus takut akan apa yang akan terjadi? mengapa saya harus takut bahwa Jumat esok saya akan sakit? bukankah segala sesuatu telah diatur Allah. bukankah mudah saja, saya harus berdoa, berusaha menyembuhkan diri, mempersiapkan apa yang akan terjadi, kalaupun nanti saya kumat berarti saya harus menyiapkan obat-obatan yang mendukung, Insya Allah akan lancar perjalanan. Mengapa harus takut dan berspekulasi macam-macam?

terkadang rasa takut itu perlu agar kita senantiasa waspada dan tidak sombong. tetapi ketakutan yang berlebihan itu juga tidak baik. bukankah kita memiliki Allah?
semoga hal ini bisa menjadi pelajaran bagi saya khususnya dan bagi pembaca umunya. Doakan saya yah,,

wassalam ^^

Tuesday, December 20, 2011

story of my life...:( huft

Assalamualaikum ^^

okay, speechless..
alhamdulillah hari ini ga cuma "se"suatu tapi "banyak"suatu hehe. banyak kejadian udah terlewati dan saya belum sempat untuk menulisnya.

mulai..

1. saya bersama beliau-beliau
bagaimana bisa ayah ibu dan adek saya betah mengurusi saya? bagaimana bisa ayah saya tidak bosan mengingatkan saya? bagaimana bisa ibu saya selalu mendoakan saya? bagaimana adek saya secara sabar menghibur saya? Subhanallah, Allah menciptakan beliau-beliau yang tidak akan tergantikan selamanya. Alhamdulillah saya masih diberi kesempatan berkumpul bersama mereka hingga hari ini. saya suka mengabadikan sesuatu melalui foto dan video, tetapi terus terang tanpa hal itu pun saya akan selalu mengabadikan mereka dalam hati dan pikiran saya. seperti lirik lagu dari band jazz favorit saya yang sekarang sudah bubar, MOCCA di lagu Me and My Boyfriend.. "I will keep you in my memory"

2. saya bersama dia
ya sekitar bulan september 2011 (setelah seminar) saya dan dia semakin dekat. hingga suatu saat dia "mungkin" jenuh dengan semua kedekatan ini dan mulai mempertanyakan. saya sudah lumayan mengenal dia, saat dia marah atau ingin pergi saya selalu "ijinkan" dia tetapi tidak saat itu. saya benar-benar takut kehilangan dia. dia mengatakan persaaannya dan saya juga. ok itu cukup. setelah itu kita sering bersama dari penelitian saya, hingga sidang saya dan pasca sidang.
When I'm blue. feel so lonely
No one sits here right beside me
I'm gonna call you just to
"Hurry, come and see me. It's so scary and I need you desperately"
-mocca : me and my boyfriend-


3. saya bersama mereka
selain dia, mereka juga ambil andil banyak dalam selesainya studi saya. mereka ada saat itu, walau sekarang kami sudah terpisah-pisah. saya hanya bisa geleng-geleng kepala dan terharu, ada orang-orang seperti mereka, yang mau meluangkan waktunya mengurusi dua buah teman mereka yang "terlambat" berlari. saya benar-benar tidak tau tata cara pendaftaran sidang dan antek-anteknya tapi mereka sudah menyiapkan semua.. SEMUA tanpa terkecuali. seandainya tidak ada mereka saya yakin, saya masih akan wisuda tahun 2012. benar-benar lima jempol buat mereka,, hanya doa yang bisa saya hantarkan semoga mereka tidak akan jauh dari kesuksesan dan rejeki yang melimpah. saya tidak bisa membalas dengan mengurusi sidang mereka karena mereka sudah mendahului saya sidangnya. hanya doa.. (kangen kamu semua rek)

if one day you lose your way
just remember one thing my friends
when you're under a cloud
just face the music and sing
if one day you lose your way
just remember that i'm here to stay
don't you give up!
keep your chin up and be happy!
-mocca : happy-

4. sidang skripsi 2 november 2011
wkwk, sudah sidang ditunda dua hari, pas waktu hari H eh ditunda lagi 5 jam ciiint... hehe Alhamdulillah setelah itu tidak ada penundaan lagi. saya lumayan lama loh di ruangan itu, 2 jam. setelah keluar tidak ada lagi waktu cipikacipiki duduk menerima selamat pun hanya sekedarnya karena saya dan teman terlambat saya segera berlari kesana kemari menyelesaikan ini dan itu lalu pulang sebentar, istirahat sebentar (karena si dia tidak tidur semalam suntuk), ya sekedar 1 jam lah dia istirahat dan saya mulai menyelesaikan revisi saya. saya harus wisuda november, hanya itu yang saya pikirkan, sahabat-sahabat kuliah wisuda november, saya sudah terlambat 1 semster, sahabat teknik saya selalu mengiming-imingi foto bareng pas wisuda, dan saya ingin segera terlepas dari tekanan-tekanan ini. alhamdulillah selesai, SELESAI

5. jadiaaaan
11.11.11.11.11 jadian yang spontanitas terrencana dengan surprise sederhana dan perayaan yang manis
hihi ^^
*bingung

5. wisuda 19 november 2011
saat-saat bete nih,, harusnya seneng ya.. karena saya sangat mepet lulusnya jadi tidak sempet siap kebaya, make up dll dsb. mau sewa eh salon-salon pada full of order. jadi saya jahit kebaya sederhana aja ga pake model ribet, sewek punya ibu saya, jilbab pasang sendiri, make up juga karya sendiri sama ibu. tapi ya resiko nih, belum mulai eh maka saya udah ajegile males mendeskripsikan. saya betesurete waktu itu. jujur saya merasa nggak enak sama ibu, karena beliau jadi korban kebetean saya, astaghfirullah, maaf buk.. tapi ibu ini bisa saja lo merubah mood saya, heran.. hebat sekali mahluk yang bernama ibu ini. selama di gedung saya masih ada sisa-sisa cemberut, tapi terima kasih kepada si dia, dokter pribadi saya, eneng konyol, sahabat teknik saya dan wisudawati sebelah saya :p. perlahan tapi pasti cemberut saya menghilang dan senyum mulai muncul


6. surpsrise tak terkira lainnya
- ikut jalan santai sama adek-adek SLB subhanallah.. benar-benar Engkau Mahaadil
- soulmate by kahitna benar-benar muncul kembali dalam hidup saya
- berantem-baikan-berantem-baikan ^^
- makan bersama adek-adek SLBA, kiki, rohman, mbak will miss you, yang rajin belajar ya dek.. Rohman, smga dapet hp baru, jangan nangis lagi ya sayang. kiki, semangat ya menggapai cita-cita mencapai Kenya dan benua Eropa..

wassalam ^^

Thursday, October 13, 2011

semakin mendekat

Assalamualaikum.. ^^

well.. huhuw semakin mendekat akhirnya jadi judul yang pas untuk postingan kali ini
apanya yang semakin mendekat? banyaaaak. kiamat, right? trus wisuda yang selalu bikin gemeteeeer, dan juga "dia"

wisuda semakin dekat... dan bapak saya pun semakin gencar menyemarakkan hari-hari saya dengan pertanyaan-pertanyaan yang yah begitulah. beliaulah yang sebetulnya menjadi alasan utama saya ingin segera menyelesaikan semua hal tulis menulis ini, saya nggak mau aja bikin beliau kecewa dan teman-teman beliau bilang (itu tu, antin, anaknya pak *** uh ga lulus2) errr. ibu juga selalu mengumandangkan kebaya wisuda, warna yang cocok, jilbab yang lucu, adoooooh.. dan setiap saya saya mengunjungi eyang saya, pasti bertanya "iya nduk, kamu kn wisuda november yah"

*pingsan

belum lagi teman-teman saya yang selalu sms "gimana penelitian? kapan sidang?" hem terimakasih teman-teman saya cukup terdorong dan terinjak-injak wkwkwk tunggu saya rek..
dan benar-benar tinggal saya sepertinya diantara "beberapa hubungan pertemanan" yang masih belum masuk ruang dosen dengan menggunakan jas almamater unej

*pingsan

satu lagi yang menjadi penyemangat saya dan akan jadi topik utama di postingan kali ini. yup "dia". dia dan saya dekat bukan hanya karena kita sedang sendiri tapi sejak dulu saat masing-masing dari kita masih memiliki pasangan. kisah cintanya cukup unik bahkan saya dulu berencana ingin menovelkan kisahnya. tapi dengan berjalannya waktu, saya putus dan dia belum putus, lalu saya punya pacar dan dia putus, dan kami saling menguatkan satu sama lain lalu saya putus dan dia punya pacar, lalu saling menguatkan lagi, lalu akhirnya kita berdua sama-sama sudah putus dari pasangan masing-masing.

kalau orang bilang dunia ga selebar daun kelor maka saya tinggal di dunia yang berbeda. karena saya merasa saat itu dunia saya hanya selebar daun kelor dimana yang tinggal disana hanya saya dan kenangan dengan mantan. saya dan mantan memang hanya menjalani hubungan singkat sekitar 5 bulan tetapi rasa yang dia tinggalkan saat itu sangatlah besar. di depan teman-teman saya hanyalah antin yang biasa tetapi di dalam kamar saya adalah mahluk yang rapuh dan lemah, rapuh hingga mungkin jika ada angin bertiup sedikit saya sudah hancur berkeping-keping. Alhamdulillah Allah selalu mengirimkan dokter-dokter terjitu untuk menyembuhkan saya yaitu teman-teman saya, salah satunya dia. ya, kita berawal dari teman. dekat karena butuh kekuatan satu sama lain. bukan dekat karena butuh pasangan.

saya tetap bertahan menjadi sahabat yang baik dan dia pun demikian hingga akhirnya ya  tanda-tanda itu mulai nampak dari sifatnya yang mulai tidak seperti biasa.

saya benar-benar tidak menyangka kalau akhirnya saya sama dia berjalan, bukan sama mantan.

dia hamba yang taat kepada Allah, dia bijak, dia baik, dia perhatian, dia apa adanya dia. setelah kami berjalan pun saya merasa dia tetap seperti dia yang dulu. dia sederhana namun bisa memperlakukan saya dengan istimewa


(teman-teman saya ada yang tertawa nggak ya?)


dia juga menjadi alasan saya ingin cepat lulus. dukungannya kepada saya sangat besar


yah ini memang awal. masih jauh perjalanan dan kita nggak tahu apa yang ada di depan. bisa tahu di depan kami berjalan lagi tapi bisa juga langkah itu terhenti. semua saya pasrahkan kepada Allah SWT. saya hanya bisa meminta karena kepada siapa lagi saya bisa meminta kecuali padaNya..setujuuuu???


Alhamdulillah, terima kasih saya telah diberi kesempatan berbagi hati dengannya, semoga kesempatan ini nggak ada batas waktunya, amin. hehe


buat "dia", jangan ngambekan yah bang. wkwkwk


Wassalam.. ^^

Friday, August 12, 2011

hidup penuh liku-liku

well.. hello again

hidup penuh liku-likuuu.. haha, sedap memang sendiri seperti ini, i mean bukan sendiri ri ri, yang tiada siapapun (atut ah). sekarang saya sedang menikmati kesendirian di suatu tempat di tengah orang banyak. dan orang-orang itu tudak mengenal saya, saya merasa hidup hanya milik bertiga, saya, lepi, sama sonerku.

kenapa saya menyendiri?
jawab: karena hidup penuh liku-liku. haha.. kadang kita bahagia, kadang sedih,, namun sesedih apapun saya tetap bahagia karena pasti saya menemukan hal baru.

hal-hal baru yang saya temukan hari ini:

1. nulis skripsi mengasyikan juga haha.. kata bapak saya emang gitu, beraat banget buat memulai tetapi begitu udah jalan ya asyik.. saya memang selalu malas memulai sesuatu yang saya anggap susah. yap, skripsi itu susah di mata saya, saya takut? iya. selalu ada di otak saya "gimana kalo ndak bisa? gimana kalo ndak selesai? gimana kalau sulit?". hal itu membuat saya selalu menunda-nundi si skripsi. kasihan memang sudah setahun ini ditelantarkan. saya mulai mencoba menargetkan sesuatu. target saya bulan ini. saya harus seminar bulan Ramadhan ini. itu saja dulu

2. budayakan antri (kalau tidak kepepet). saking semangatnya saya menulis skripsi dan saking semangatnya saya menarget seminar, saya jadi lupa (baca: sengaja) kalau yang skripsi tidak hanya saya. saya menyerahkan revisi proposal saya pada tanggal 8 agustus, dan tadi tanggal 12 saya ambil. tak dinanya tak diduga, dosen saya kurang berkenan dan mengatakan kalau saya baru menyerahkan itu 4 hari, dan banyak yang antri. setelah itu kami memfixkan jadwal selanjutnya saya untuk berkonsultasi. saya? muka tembok. hoho. saya terlalu bersemangat dengan target saya. (don't try this at home)

3. saya bertemu dengan dia dan dengan perasaan yang sulit diungkapkan. ya, tadi saya bertemu dengan sang mantan dan dia menyapa saya, langka sekali moment seperti ini. dan saya? terkejut, kaget, dan ada sebuah hal kecil yang membuncah dari hati saya (saya tidak bohong). tapi jujur saya tidak tahu rasa apa itu, rasa ini berbeda dengan yang dulu. aneh. tapi sekejap kemudian menghilang seiring menghilangnya punggung dia di balik pintu. saya mulai teralihkan dengan hal-hal lain, dengan teman saya. dengan dosen saya.

4. saya merindukan teman-teman seperjuangan saya di kampus bumi tegalboto ini. tadi saya bertemu beberapa teman yang kami jarang bertemu (maksud saya jarang benar-benar jarang) dan saya sunguh-sungguh rindu. tiba-tiba saja ingatan saya terbang ke 4 tahun yang lalu pada saat kami melaksanakan orientasi siswa baru (saya lupa istilahnya) di kebun rayap, setelah itu hampir setiap hari kami menghabiskan waktu bersam di ruang kuliah, ada masalah, tugas, ujian, becandaan, cinta, tangis, dan sekarang kami sudah berjalan sendiri-sendiri. hampir berpisah.

5. lagi-lagi saya menemukan teman yang benar-benar teman dan teman yang bukan teman. haha rumit bacanya?

tolong doakan saya lagi :)
terima kasih

Saturday, July 2, 2011

Bahagiamu Untukku - Lyla

T'lah kudapati
Kau tak perlu bermanis di depanku
Jangan kau tutupi
Dan coba berlari takut

Getar suaramu isyaratku terhempas di sini
Rapuhnya sikapmu hapus janji tuk tetap seiring
Dalam sepi

Tujulah tempat yang terbaik bagimu
Jika ku sudah tak lagi di hatimu
Dan percayalah hanya bahagiamu
Buatku tesenyum hingga hari ini
Waktu berlalu bagai kisah yang indah
hingga setiap detik begitu berarti
Takkan kulupakan kenanganku bersamamu
Buatku tersenyum hingga hari ini


for you

Friday, May 6, 2011

bimbang

pernah muncul rasa iri dari diri saya begitu melihat orang lain bahagia.. bukan ke arah iri yang bagaimana tetapi lebih ke rasa "kenapa to aq ndak gitu".

berkali-kali saya menghakimi diri saya sendiri, seharusnya saya sekarang begini, seharusnya dia sekarang begini, dll dsb dkk..tanpa saya sadari ternyata pikiran saya sendiri yang seperti itu membuat tingkat depresi saya meninggi.. dengan berpikir "hum enaknya kamu begini sedangkan aq ndak", saya selalu mengkasihani diri saya sendiri, mengapa Tuhan tidak memberikan hal yang sama kepada saya.. Astaghfirullah..dan sungguh dikasihani itu menjijikkan buat saya. mengapa saya tega mengkasihani diri sendiri??

okelah, diri kita manusia biasa,  sekarang setiap kali perasaan itu muncul, oke satu detik pertama saya memberi kelonggaran hati saya untuk melakukan hal-hal yang biasa saya sebut "mengkasihani diri sendiri" itu, tapi detik selanjutnya, jangan harap! seringkali perasaan ini muncul berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan cinta. misal, sahabat saya baru jadian, tiap saat di sms atau ditelepon oleh pacarnya, saya berpikir mengapa pacar saya tidak begitu??, contoh lain, seorang sahabat saya yang lain selalu mendapatkan perhatian dari kekasihnya, saya kerap berpikir mengapa saya memiliki pacar yang tidak seperti itu.. sesaat kemudian saya menyadarkan diri saya, sahabat saya itu tiap saat disms atau ditelepon oleh pacarnya, dan saya bisa bebas menonton dvd, menulis setiap saat, bahkan saya tidak perlu bermalam minggu untuk tersenyum, saya bisa menonton Opera Van Java dan tertawa terbahak-bahak, lebih dari sekedar senyum, sahabat saya selalu mendapatkan perhatian dari pacarnya, dan saya selalu setiap saat mendapat perhatian dari ibu dan bapak saya, Subhanallah,, sungguh obat patah hati yang mujarab adalah ikhlas, doa, Al Quran, ayah, ibu, adik saya, dan OVJ.

dengan bersyukur dan ikhlas, saya tidak perlu lagi mengkasihani diri saya sendiri

Wednesday, May 4, 2011

rencana kecil saya

hari ini saya BERRENCANA menyelesaikan sebuah rencana kecil. rencana ini saya rancang untuk memberikan kebahagiaan untuk dua orang yang saya sayang. saya suka melakukan segala sesuatu secara spontan, termasuk menemukan ide ini. beberapa hari berpikir, kado apa yang sesuai untuk teman saya yang sebentar lagi berulang tahun. saya adalah orang yang sedikit romantis, saya akui. sejak berpacaran sama cowok saya yang sekarang ini saya benar-benar berubah, menjadi sensitif. entah baik atau tidak tetapi sensi itu meningkatkan rasa romantis saya. saya ingin memberikan sesuatu yang lain daripada yang biasanya. saya ingin orang mengenang sebuah moment dengan kata "waw! that was the...moment" dan saya berharap itu yang terbaik.

kembali ke rencana kecil saya, hari ini hari terakhir pengumpulan bahan, setelah itu akan saya serahkan kepada teman saya yang ahli dalam mengolah supaya jadinya lebih cantik, lebih mudah dikenang.

banyak orang masih mengenal saya dengan cueknya saya. hanya beberapa yang menyadari saya berubah, walau cuek itu masi muncul sedikit demi sedikit. secuek-cueknya saya, saya akan sangat bahagia jika pacar saya mau mengajak saya datang ke konser d massive malam ini.. (curcol)