Saturday, July 2, 2011

Bahagiamu Untukku - Lyla

T'lah kudapati
Kau tak perlu bermanis di depanku
Jangan kau tutupi
Dan coba berlari takut

Getar suaramu isyaratku terhempas di sini
Rapuhnya sikapmu hapus janji tuk tetap seiring
Dalam sepi

Tujulah tempat yang terbaik bagimu
Jika ku sudah tak lagi di hatimu
Dan percayalah hanya bahagiamu
Buatku tesenyum hingga hari ini
Waktu berlalu bagai kisah yang indah
hingga setiap detik begitu berarti
Takkan kulupakan kenanganku bersamamu
Buatku tersenyum hingga hari ini


for you

jamur, jamur, jamur

hari ini ibu mendapat oleh-oleh dari temannya sebungkus jamur . . . udah di oseng-oseng, digoreng, dan masih ada sisa. haha cocok buat praktikum. saya langsung beraksi, dengan resep ala kadarnya seperti berikut:
(karena tidak menggunakan resep jadi takarannya sesuai feeling)
  • Jamur
  • tepung terigu
  • bawang putih
  • putih telur
  • garam
  • merica
  • air
cara membuat:
  • bersihkan jamur taburi dengan garam dan merica (saya suka merica sehingga merica saya overdosis), ratakan
  • kocok putih telur hingga kaku
  • masukkan tepung sedikit, masukkan garam dan merica secukupnya
  • rajang bawang putih (1 siung aja) masukkan ke adonan.
  • siapkan tepung terigu kering untuk pelapis (lebih mudah menggunakan toples plastik)
  • masukkan jamur ke dalam adonan cair, lalu masukkan ke toples berisi terigu kering. tutup toples dan kocok-kocok hingga tepung menempel di jamur
  • goreng dengan minyak panas hingga matang.
ini jamur saya yang tersisa, setelah jadi lupa belum difoto langsung comot aja tu orang-orang rumah. tapi ga papa yang penting masih bersisa hehe
 this is it... jamur goreng tepung ala antin haha

Friday, July 1, 2011

midnight trip

kejadian ini terjadi sekitar tiga hari yang lalu. bapak baru pulang kerja menjelang Magrib karena beliau harus menyelesaikan beberapa pekerjaan di kantor. setelah makan malam (makan malam?) ibu menyuruh bapak untuk segera tidur karena besok pagi harus berangkat lebih pagi (pekerjaan bapak belum kelar). saya pikir pasti bapak capek dan langsung tidur, ternyata saking "uleng" (pusing) bapak sampai tidak bisa tidur.

malam itu ibu diantar adek untuk ke rumah eyang, ibu berencana menginap di rumah eyang. saya sedang menonton acara Big Brother Indonesia bersama Simpati. tak dinyana tak diduga tiba-tiba bapak  bilang "cangkruk yuk, di alun-alun" ew, ini bukan bapak yang biasanya. saya bilang apa gak lebih baik dibuat tidur aja tapi bapak tetap bersikeras keluar, sudah saking jenuhnya hingga tidak bisa tidur katanya. okay, bapak saya butuh rekreasi instan. di sisi lain, saya sendiri juga butuh rekreasi, terlalu penuh hati saya dengan berbagai perasaan (secara saya sudah resmi menjomblo). tepat beberapa saat setelah acara bigbro habis, adek saya pulang dan kami bertiga pun berangkat cangkruk sekitar pukul 21.00.

sesampainya di alun-alun, berbeda dengan suasana malam minggu, alun-alun tampak sedikit lengang. penjual mainan dan makanan tampak masih bersemangat menjajakan produknya padahal hari sudah lumayan larut. saya, bapak, dan adek saya berjalan mengelilingi alun-alun (entah berapa kali) sambil menikmati pemandangan kota jember di malam hari (plis deh) dan saya sempat mengabadikan acara minggat kami ini dan beberapa wajah manusia depresi.

okay, lihat "wajah takut menyeberang" ini

feel like . . . (maen buble :D )
anak depresi :(


di kesempatan ini, saya juga sempat memperhatikan kalo alun-alun kota tercinta ini sudah "lumayan" bersih, ga tahu lagi sih hehe saya kebetulan tidak memakai kacamata. beberapa sudah tampak tempat sampah untuk dua jenis sampah walau beberapa tempat sampah tampak em apa yah, saya sih bilangnya "bogrek" itu bahasa rumah saya. mungkin karena terkena panas dan hujan silih berganti (uaaaa) jadi beberapa peyok di sana-sini beberapa juga udah hilang entah dimana tutupnya.
ni yang tutupnya udah kabur
ni foto tempat sampah yang paling saya suka haha :D cool, right





kedua pria di atas adalah partner midnight trip saya, both of them make me safe even i go out in the midle of night hehe


hah setelah bermain buble dan jalan-jalan di alun-alun semalaman, kami bertiga pulang dengan rasa segar kayak habis minum es campur. angin malam yang dingin semakin membuat kami segera ingin berlindung di balik selimut. pulang time :). bapak pun sepertinya sudah segar dan siap beristirahat karena tugas-tugas masih bertumpuk di kantornya.




jangan lupa buang sampah di tempat sampah . . . save the earth